AES05_ Obrolan Beunghar..

Obrolan di kala senja saat itu ternyata topiknya lumayan berat… :)
“Zaman ayeuna mah beunghar teh kudu katingali update.” Hidup bersosialisasi kadang jadi bumerang bagi orang-orang yang senang menunjukkan harta ataupun kemampuan mereka. Terutama bila hidupnya selalu ingin menjadi yang terdepan, pusat perhatian atau ingin selalu didengar dengan memaksakan keinginan dan kehendaknya.
“Boga mobil, masuk komunitas hayang leuwih hade. Boga motor alus, hayang nu leuwi anyar. Lila-lila hayang pesawat meureun nyak? Padahal mun boga motor hiji, asal hurung bisa dipake jeung mantes. Mending uangna ditabung. Kaya harta karena menabung mah wajar, ngan Kaya hate soalna sudah bersyukur. Tah eta nu hese!”
“Orang yang beunghar sajati mah nu aya dina hate. Beunghar hate!” Dengan cara bersyukur dan menerima semua yang dimiliki. Begitu pun dengan perbedaan pendapat, tak harus memaksakan kehendak. Karena manusia diciptakan indah dengan berbeda-beda. Tidak bijak rasanya bila kita memaksakan sesuatu yang cocok bagi kita untuk diikuti orang lain. Karena yang paling penting adalah pemaknaan yang mendalam pada orang lain.
Wah! Obrolan singkat namun mendalam yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Padahal kami baru saling mengenal, berbagi cerita, hingga akhirnya saya merasakan koneksi. Kembali semesta menunjukkan keajaibannya. Saya dipertemukan dengan seorang yang senang bercerita dengan pengalaman yang luar biasa. Teringat semboyan urang Sunda (karena saya orang Sunda), Hade goreng ku basa. Ternyata kalimat tersebut yang membuat saya senang mengobrol secara langsung. Terasa energinya saling berkaitan bila kita mendapatkan ikatan komunikasi yang tepat. Saling mendengarkan, menerima perbedaan pendapat, dan saling mengajarkan tanpa harus menggurui.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES 18 Berbagi dalam Ruang Belajar
Sudah cukup lama saya tidak menulis di ruang ini.Hari ini, tiba-tiba muncul dorongan untuk kembali berbagi. Hampir dua tahun sejak saya “graduate” dari rumah belajar, saya menjalani perjalanan yang penuh tantangan. Syukur, perjalanan itu justru membuka banyak kesempatan untuk bertemu dengan ruang-r…
AES17 _ Hening sebagai bagian dari menjadi Insan Manusia (Human Being)
(Hanya berbagi refleksi diri...) Proses yang terus akan terjadi pada manusia yaitu menjadi insan manusia. Kalimat tersebut masih terus terngiang dalam pikiran dan hati. Saya selalu meyakini setiap benda (hidup, mati, nyata, gaib) yang ada di semesta ini memiliki spirit atau energi. Energi ini tak t…
AES 16 Manusia dan Nurani (Opini diri)
Terbuka… Berani mengungkap… Mau mendengar… Manusia adalah makhluk sosial.. Membutuhkan orang lain untuk dapat hidup.. Sehingga mengutamakan berbagai cara untuk dapat selamat meski kadang mengorbankan manusia lainnya.. Hukum rimba … mungkin istilah itu masih ada dalam kehidupan manusia.. Yang kuat..…