AtomicEssay

AES05 Tulis-menulis

Amelia Wiryoatmojopenulis arsip3

Tulis-menulis, selalu ingin dilakukan sayangnya sampai sekarang belum konsisten dilakukan. Mungkin karena belum punya "strong why??" untuk membutuhkan menulis dalam keseharian hidup ini. Padahal cukup mengerti bahwa menulis adalah proses refleksi yang perlu dilakukan, salah satu bentuk refleksi yang pamungkas karena semuanya terekam, maka bisa dibaca kembali di masa datang, membuat jembatan saraf di otak menjadi lebih kuat, dan lain sebagainya.

Saya ini baru menulis esai di AES 4 kali dalam 1 tahun ke belakang dengan tema yang tidak jauh dari pengasuhan anak.Kali ini saya ingin menulis dengan mengalir untuk mencari "my strong why" untuk bisa menulis dengan lebih konsisten. Di jenjang SD Besar dimana anak saya belajar, mereka diajari untuk melakukan penelusuran informasi lewat metode ADiKSiMBa. Disclaimer: Semua informasi di bawah ini adalah sari dari berbagai info yang saya ketahui tanpa merujuk spesifik kepada 1 reference. 

Apa proses menulis itu? Menulis adalah proses menuangkan apa yang ada di dalam pikiran kita dalam bentuk tulisan.

Apa saja yang bisa menjadi topik tulisan? Apapun, literally apapun, mungkin untuk saya pilihannya adalah jurnal, faktual, dan fiksi. Tulisan jurnal untuk saya mungkin yang paling mudah dilakukan karena tidak perlu banyal cross-check fakta. Tulisan faktual untuk saya banyaknya yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun interest. Sementara tulisan fiksi, ini yang paling menantang karena pikiran saya ditantang untuk berimajinasi dimana ini tanpa tulisan pun yang paling minim saya lakukan.  

Dimana menulis dapat dilakukan? Dimana saja, pilih wahana menulis yang aman bisa berupa analog/digital, yang perlu dipastikan adalah tidak merusak fasilitas umum dan tidak memancing konflik yang tidak penting.

Kapan menulis dapat dilakukan? Kapan saja & dimana saja asalkan punya wahananya ya. Kalau analog setidaknya ada alat tulisnya, kalau digital setidaknya ada gadgetnya. 

Siapa yang menulis dan siapa pembacanya? Penulisnya saya, pembacanya saya dan beberapa orang lain. Kalau tulisan faktual biasanya rekan kerja yang baca. 

Menapa perlu menulis?

  • Karena menulis adalah proses mengurai hiruk-pikuk aliran informasi dalam pikiran ini agar jalannya lebih lancar. Bagaikan jalanan yang macet, proses menulis adalah melihat dari atas untuk menguraikan macetnya lalu lintas di bawah.
  • Karena menulis tidak instan, pikiran diminta secara paksa untuk berjalan dengan lebih lambat, untuk kembali mengamati apa yang terjadi, keselarasannya, masuk akal/tidaknya, dan sebagainya.
  • Dengan menulis diharapkan penulis dapat melakukan refleksi secara terus-menerus, mendalami apa yang ada dibalik tulisannya, dengan harapan bisa memilih untuk arah pertumbuhan yang diinginkan dengan lebih baik.
  • Arah tulisan/pemahaman ini yang kemudian membentuk jembatan synapse yang semakin kuat di dalam otak. Membentuk persepsi dan kebiasaan dalam diri.    

Bagaimana cara menulis? 1. Ambil alat tulis/gadgetnya, 2. Mulai menulis, 3. Selesaikan tulisannya , 4. Baca ulang tulisan yang dibuat, 5. Putuskan mau dipublish dimana?atau mau disimpan sendiri, 6. Berdoa semoga bermanfaat, 6. Lanjutkan hari. 

Doanya adalah semoga konsisten, semoga betul-betul tercipta banyak buah pikiran ini, semoga bertumbuh dengan baik.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES754 Lagi, Mengapa Menulis?

Dalam rangka Festival Literasi 2025, kembali saya menulis soal ini. Sudah sering saya menulis soal ini. Mudah-mudahan tidak bosan. Saya sendiri tidak pernah bosan karena beberapa keyakinan saya soal menulis. Keyakinan ini bukan hanya hadir karena sekedar nyaho bahwa menulis itu penting, tapi juga d…

Andy Sutioso100
AtomicEssay

AES001 Si Pembicara yang Rajin Menulis

Belum lama ini aku menyadari kalau aku suka menulis. Aku menyukai kegiatan menulis. Aku banyak menulis. Apa-apa harus dituliskan (di buku tulis pakai pensil). Tapi kenapa yang selalu muncul di kesadaran adalah, “aku ini pandai berbicara”? Tidak sama sekali merasa bahwa aku ini penulis. Padahal aku…

FirlySavitri62
AtomicEssay

AES01 Di bawah atap pendopo

Akhirnya pengalaman pertama kali menulis dimulai juga, setelah hampir 3 tahun berkeinginan untuk menulis dalam Ririungan Semi Palar baru kali ini benar-benar terjadi. Keinginan menulis sudah muncul sejak lama yang disalurkan melalui tulisan pribadi dalam buku tulis, karena saya suka menulis dengan…

Amelia Wiryoatmojo31