AES07 Jalan Kelas, Teterekelan

Hari Senin yang cerah, udara sejuk dan hati yang ceria menyambut kami semua di kelas Tuma. Teman Tuma sudah datang dari pagi menyiapkan diri lengkap dengan celana panjang, baju seragam serta topi (optional) dan sepatu tertutup. Teman Tuma siap Jalan Kelas (kegiatan rutin jalan kaki sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa syukur terhadap alam semesta, serta meningkatkan stamina dalam berkegiatan). Teman Tuma sudah siap diajak berpetualang menuju tempat yang tidak mereka ketahui. Memulai dengan doa, waktu hening dan sebentar berbintang tentang pengalaman akhir pekan mereka bersama keluarga. Suasana saat itu terasa hangat, Teman Tuma saling sahut menyahut pengalaman masing-masing.
Setelah itu, Kakak memberi pengingat untuk Teman Tuma siap berjalan dengan berbaris. Teman Tuma dipersilakan untuk ke toilet terlebih dahulu, lalu kembali berbaris. Posisi paling depan ada Kakak sebagai petunjuk arah. Kami berjalan kurang lebih 15 menit dan sampai di lokasi pertama yaitu area kantor pos. Saat istirahat, Kakak melihat ada pohon yang gundul dan cukup kuat untuk dipanjat. Awalnya Kakak menantang adakah di antara mereka yang berani naik ke atas pohon? Ternyata tantangan tersebut diterima oleh beberapa anak. Batang pohon tampak mudah untuk dilalui, namun ternyata sulit. Bukan hanya teman-teman yang naik, salah satu kakak pun mencoba naik. Batang pohon yang tampak mudah itu, ternyata sulit untuk dinaiki. Batangnya yang gundul, posisi batang berbelok, tidak ada penyangga (ranting), membuat kaki sulit bergerak, dan mudah tergelincir.
Dari kesulitan ini, kakak menyampaikan kepada teman-teman bahwa proses mencoba ini sangat penting dalam menjalani setiap aktivitas. Lalu salah satu teman menyampaikan bahwa tantangan/ rintangan itu akan selalu ada di sekitar kita, dan kita tidak akan tahu bagaimana kita bisa berhasil melewatinya kalau kita tidak mencobanya.
Sungguh super sekali pengalaman jalan kelas kali ini sambil teterkelan. Terima kasih, Teman Tuma.
Catatan : teterekelan itu dari bahasa Sunda yang bisa diartikan memanjat dengan cara yang seru/ asyik.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES09 Mengenal Emosi Anak Seperti Mengenal Kembali Diri
Hari ini, kakak-kakak berkumpul dan belajar bersama dalam forum Lingkar Belajar Kakak Smipa jenjang SDB. Kegiatan ini merupakan proses "mengisi" bagi kakak-kakak dalam mendampingi teman-teman di kelas. Mengisi ini bisa bervariasi topiknya. Seperti diskusi tentang numerasi, literasi diri, berkarya,…

AES08 Bermain Hujan = Bentuk Syukur
Di bulan September ini lagi sering hujan. Setiap hari di jam akan pulang, selalu ada hujan. Pada suatu hari, saat kami bermain gobak sodor di LongPus (Lorong Perpustakaan) pukul 11.30, pada saat itu langit cukup gelap. Tapi kami bermain di tempat yang aman dari hujan. Saat bermain, hujan pun turun.…

AES10 Tanaman Membawa Berkah
In this economy (istilah zaman sekarang), kebutuhan pangan manusia seperti bahan pokok, lauk, bahkan bumbu semakin mahal. Dulu semasa saya masih tinggal di kampung, berkebun dan bertani itu merupakan kegiatan sehari-hari orang tua saya lakukan. Menanam padi, timun, kacang panjang, kol, kangkung, ke…
