AES107 Kontekstual Sederhana Mendalam

Pengantar :
Mungkin ini sedikit alasan dari saya. Besok pagi jenjang SMP Semi Palar akan berhadapan dengan proses akreditasi. Masih ada beberapa hal yang harus saya kerjakan, tapi saya juga tidak ingin melewatkan esai hari ini. Jalan tengahnya, saya repost tulisan saya dari website utama Smipa (semipalar.sch.id) - yang saya tuliskan di bulan September 2020 - nyaris setahun yang lalu. Ini toh tulisan saya juga. Mohon dimaklumi ya. Selamat membaca.
Memasuki TP16 – setelah menutup TP15, kita mulai bersama-sama menggulirkan pembelajaran di TP16. Dari proses yang dijalani di TP15, ada tema bersama yang kita akan jadikan pegangan bersama untuk guliran pembelajaran di TP16 ini. Proses yang kita tahu akan bergulir dalam situasi BelajardiRumah setidaknya dalam waktu beberapa bulan ke depan – sambil menunggu situasi kondusif dan memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka.
Seperti kita alami bersama, dalam banyak hal roda kehidupan seperti terhenti mendadak karena COVID-19. Banyak dari kita yang menjadi bingung dan galau terdampak situasi ini. Di sisi lain pandemi ini sebetulnya memberi kita kesempatan baik untuk merefleksikan banyak hal. Saat segala sesuatu bergerak serba cepat – semua di sekeliling kita jadi buram (blur), kita tidak bisa menelaah dengan jernih apa yang sebetulnya terjadi dan apa yang perlu kita lakukan. Kita tidak sadar penuh apa yang sebetulnya penting atau hal-hal mana yang tidak penting.
Hal yang sama kita alami di Semi Palar – kami punya waktu jeda untuk melihat segala sesuatu dengan lebih jelas – dan lebih jernih – termasuk merefleksikan perjalanan Semi Palar 15 tahun ke belakang. Dalam kesadaran inilah tema Kontekstual, Sederhana dan Mendalam kita pilih.
Kontekstual
Kontekstual dalam pengertian sederhana adalah hal2 yang terdekat dengan diri kita. Tempat di mana kita berada, bahkan diri kita sendiri. Dalam situasi pandemi ini, rumah adalah konteks terdekat buat proses belajar teman-teman semua. Dengan sendirinya, keluarga juga jadi lingkaran sosial terdekat dalam proses pembelajaran yang berjalan. Apa yang terjadi di rumah dan di lingkaran terdekatnya kita jadikan pembelajaran.
Sederhana
Segala keterbatasan ini harus bisa kita manfaatkan agar pembelajaran bisa bergulir walaupun segala sesuatu tampaknya serba sederhana. Sederhana tidak tinggal sederhana kalau kita bisa mengaitkannya dengan prinsip terakhir : Mendalam.
Mendalam
Dalam situasi ini, kita memang dikondisikan untuk melihat segala sesuatu secara berbeda. Apa yang tampak sederhana bisa jadi sesuatu yang luar biasa saat kita bisa memandangnya secara berbeda. Sebagai contoh, bunga kecil ini saya potret di halaman rumah saya. Tumbuh liar begitu saja – karenanya saya tidak banyak menaruh perhatian. Di masa pandemi saat saya lebih punya waktu di rumah dan menaruh perhatian lebih pada hal-hal kecil yang ada di sekitar, mengamati lebih dekat, lebih sesama membuat kita bisa melihat berbagai hal baru, hal-hal yang bahkan menakjubkan yang mungkin luput dari pengamatan kita selama ini.

Ternyata kalau dipelajari betul, dilihat secara mendalam, bunga punya keajaiban tersendiri di samping beragam keindahan yang sudah biasa kita nikmati. Video di bawah ini bercerita tentang satu rahasia – keajaiban yang tersimpan di Bunga Matahari. Sesuatu yang tersimpan 'di bawah permukaan' dan mungkin tidak banyak kita ketahui. Saat kita bisa melihat sesuatu dengan cara yang berbeda – kita bisa belajar banyak hal baru dan memahami segala sesuatu dengan lebih utuh.
[jrEmbed module="jrYouTube" id="44"]
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES904 Bukan Kesimpulan
Ini hanya catatan kecil saja dari proses belajar kakak-kakak dan persiapan pembelajaran semester 2. Hari ini saya diberi kesempatan menggenapi proses pembekalan yang sempat di gulirkan di TP21. Di minggu perencanaan awal semester kemudian di pembekalan yang kami laksanakan di Lembang. Waktunya sing…

AES744 Merayakan Kehidupan bersama Hirayama San
Hari terakhir Minggu Perencanaan kami tutup dengan meliterasi filem Perfect Days yang diharapkan bisa mengajak kakak-kakak untuk lebih memahami salah satu butir yang dituliskan sebagai proses di dalam jabaran Spirit Semi Palar. Sisi dalam dari bintang Smipa yang memancarkan 5 Spirit yang selama ini…

AES310 Less is More
Dalam perjalanan Semi Palar mengeksplorasi Pembelajaran yang Holistik dan multi dimensi, salah satu tantangan terbesar bagi para kakak adalah membuat 'batasan'. Sejauh mana eksplorasi pembelajaran perlu dibatasi karena paradigma bahwa segala sesuatu itu terkoneksi membuat segala sesuatu seakan tanp…
