AtomicEssay

AES744 Merayakan Kehidupan bersama Hirayama San

Andy Sutiosopenulis arsip2

Hari terakhir Minggu Perencanaan kami tutup dengan meliterasi filem Perfect Days yang diharapkan bisa mengajak kakak-kakak untuk lebih memahami salah satu butir yang dituliskan sebagai proses di dalam jabaran Spirit Semi Palar. 

ScreenShot_20240814101840.jpeg

Sisi dalam dari bintang Smipa yang memancarkan 5 Spirit yang selama ini menjadi pendorong perjalanan Rumah Belajar Semi Palar adalah tujuan dan prosesnya, masing-masing 3 ranah kesadaran : Sadar Diri, Sadar Tujuan dan Sadar Lingkungan kemudian karena tujuannya adalah kesadaran, tentu prosesnya juga perlu dilakukan dengan Berkesadaran.

Sampai di titik ini, Berkesadaran inilah yang dijadikan terjemahan dari kata Mindfulness yang banyak dibahasakan di dunia Barat. Lebih lanjut Berkesadaran inilah yang juga menjadi tema sentral dari filem Perfect Days yang kita saksikan bersama kemarin. Bahasa Jepangnya adalah Mushin - gambaran tentang bagaiman tokoh filem ini, Hirayama-san menjalani kehidupannya sebagai petugas pembersih toilet di kota metropolitan Jepang. Filem berdurasi 2 jam ini pada intinya hanya berkisah tentang keseharian Hirayama-san ini. Inilah yang menjadi luar biasa, saat begitu banyak pesan yang dititipkan di dalam berbagai setting, adegan, peristiwa dan beragam interaksi Hirayama-san dengan orang-orang di dalam kesehariannya. 

Buat saya sendiri ini kali kedua menonton filem ini, yang bicara berbeda dengan saat pertama kali menyaksikan filem ini. Banyak pesan yang lebih menusuk, adegan yang lebih mengusik. Detail-detail yang lebih muncul yang disimbolisasikan melalui berbagai adegan yang ditampilkan di layar. Saya juga mengikuti berbagai ulasan filem ini yang dilakukan oleh banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Sesederhana format layar 4:3 yang dipilih untuk menampilkan keseluruhan adegan filem ini. Format ini sedikit banyak juga membawa pesan kepada para penontonnya. Luar biasa. Konon katanya, saat mengambil gambar, produsen filem minta penerangan dikurangi karena Tokyo yang sudah sangat benderang dengan penerangan di berbagai sudut kotanya. Ini untuk mendapatkan kesan yang dicari - yang ikut berbicara kepada para penontonnya. Bagi saya filem ini luar biasa. Bukan saja dari pesan dan makna yang dibawakannya, tapi juga dari sudut sinematografinya. Keren banget. Belum lagi soundtrack filem yang dipilih dan bagaimana lagu-lagu yang ada dirangkaikan ke dalam keseluruhan adegan filem. 

Setelah merefleksikan filem ini - yang pemutarannya dibagi dalam dua segmen, saya mengajak kakak-kakak untuk merefleksikan diri terhadap sosok Hirayama-san. Bicara apa sosok sederhana ini bagi kakak sebagai pribadi, dan lebih lanjut sebagai kakak fasilitator di Rumah Belajar Semi Palar. Filem Perfect Days ini adalah gambaran sempurna tentang Merayakan Kehidupan - apapun yang terjadi. Semuanya direngkuh secara utuh, diterima dan disyukuri. Adegan penutup Perfect Days - yang hanya menyoroti ekspresi wajah Hirayama-san mengemudi mobil kecilnya ke tempat kerja, diiringi lagu Perfect Days jadi penutup yang luar biasa keren. Sederhana, bersahaja, tapi sangat-sangat bermakna. Salam. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES930 DeepTalk Kakak-kakak Smipa

Tidak ada peristiwa kebetulan... Di dalam rangkaian momen yang terus bergantian hadir, peristiwa tertentu akan menghadirkan sesuatu yang memantik perasaan bahwa hal ini adalah sesuatu yang perlu direspons. Sudah lama saya berusaha menjalani hari-hari dalam kesadaran ini (mudah-mudahan hal ini bisa…

Andy Sutioso62
AtomicEssay

AES904 Bukan Kesimpulan

Ini hanya catatan kecil saja dari proses belajar kakak-kakak dan persiapan pembelajaran semester 2. Hari ini saya diberi kesempatan menggenapi proses pembekalan yang sempat di gulirkan di TP21. Di minggu perencanaan awal semester kemudian di pembekalan yang kami laksanakan di Lembang. Waktunya sing…

Andy Sutioso91
AtomicEssay

AES517 When The Student is Ready

Beberapa waktu lalu, saya kedatangan seorang kenalan baru yang datang dari Perancis. Namanya Suzanne Dufour. Suzanne datang untuk ngobrol-ngobrol atas rekomendasi salah satu orangtua alumni Semi Palar. Suzanne ini sedang bepergian ke berbagai tempat di Asia - terakhir beliau tinggal tiga bulan di M…

Andy Sutioso41