AtomicEssay

AES16 Mulih

ratrikendrapenulis arsip2

Selasar Sunaryo, 12 November 2022. 

Perjalanan ke dalam tak pernah mudah. Menyelusup ke dalam kenangan dan mungkin luka batin yang ada di dasar. Menyelam ke dalam ingatan, bagaimana senandung ibu mengantar tidur, pelukan ayah di kala gundah, belaian kakak yang paham betul kapan dibutuhkan. Tentang rumah yang kadang dicinta, namun kadang membuat sesak. Menebak, bagaimana suasana, yang kadang terasa bukanlah seharusnya. 

Literasi diri, sebagai orangtua, sebagai kakak, sebagai diri. Mengisi ruang yang membuat air mata hinggap di pelupuk mata. Sungguh pertemuan dan perbincangan yang 'penuh'. Menggenapi rangkaian perjalanan hidup yang seakan terus diajak melepas, sekaligus merengkuh. Proses, proses, proses. Menghayati napas. Memeluk setiap momen dan kehadiran yang tampak dan terasa. Menyadari kadang kita tak baik-baik saja, dan itu tak apa. 

Diingatkan, kadang sahutan ekspetasi lebih besar daripada batas diri. Lalu, jeda dan jarak menjadi kata kunci. Manusia, dan segala amanahnya, dibekali rasa dan akal budi. Membadani laku, ada segenap insan yang tak henti menatap dan memeluk dengan kasih sayang. Lalu Sang Pencipta, yang dengan kebaikanNya, menghadirkan garis ketetapanNya. 

Perjalanan ke diri, sungguh tak mudah. Namun, petunjuk arah untuk melangkah, Ia sertakan dengan begitu indah. Bismillah..

Komentar (2)

Andy Sutioso

Bagus sekali narasinya ka Wiwit.

ratrikendra

Nuhuun, kak Andy

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 21 Kembali ke Akar

tangis kecil pecah langit membelah sejenak waktu terhenti tunas turun dari langit perlahan berlabuh di bumi Saat kelahiran anak di dunia, lahir pula orang tua dengan segala peran barunya. Hadirnya Mas Faisal di tengah rasa ingin tahu kami, sungguh bagai mendapat rasa dipahami dan validasi. Berangka…

ratrikendra20
AtomicEssay

AES 20 "Nak, Ini Gitar yang Sama"

"Ibun, fotoin aku dong. Aku juga mau bikin puisi lagu." Nak, ini gitar yang sama. Yang kubeli jauh sebelum kau lahir. Ketika aku menabung setahun lamanya, di usia 14 tahun. Pulang-pergi naik bis Metromini jurusan Ciledug-Blok M. Jalan menelusuri terminal, masuk ke Gunung Agung. Membawa gitar dalam…

ratrikendra62
AtomicEssay

AES 19 Kembali ke Rumah

Konon nama adalah doa. Rumah Belajar, tempat Tumbuh Menjadi Harapan. Di usianya yang kedua puluh, separuh perjalanannya hati bertaut di sini. Tangis tawa sedih haru bungah jangan ditanya. Peluh kesah yang terbayar tunai dengan syukur bahagia kerap tiba. Titik rendah hadir beriringan dengan peluk da…

ratrikendra112