AES162 Homonim

Menurutku belajar bahasa indonesia cukup sulit. Tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding bahasa inggris. Apalagi kita, orang indonesia negara kepulauan, negara kesukuan. Memang keragaman ini melekat menjadi identitas kita.
Nah aku jadi dapat ide menulis ringan seputar bahasa yang kita sering pakai sehari-hari dari kacamataku sebagai warga negara indoneia, berdarah jawa dan lahir besar di tanah sunda seputar homonim yang menarik untuk dibahas.
Gedang!
Pepaya atau pisang? Tergantung daerah asalmu, aku tahunya ini pepaya sedangkan teman-temanku tahunya ini pisang.
Tahu. Apakah kamu tahu?
Apa yang kamu tahu tentang tahu? Tahu yang berasal dari sari kacang kedelai atau suatu penge-tahu-an.
Abdi
Aku, saya atau seorang pelayan?
Kaya
Kayanya, seperti atau kaya kepunyaan?
Urang
Balik lagi ini urang abdi atau urang udang?
Atos
Apakah sudah selesai atau sesuatu yang keras?
Amis
Untuk penutur diluar tanah sunda, amis bukan berarti manis namun bau khas ‘anyir’.
Sampean
Penutur bahasa jawa pun sungkan berkata ini mungkin lebih sering dibilang njenengan atau panjenengan tapi disini kamu menjadi kaki yang halus.
Sangu
Disanguan! Makan nasi! Disini kita dapat seporsi nasi jika meminta ‘sangu’ disana kita mendapat bekal bisa berupa uang, makanan atau hal lain sebagai perbekalan.
Kasep
Dibilang kasep disini? Wah pujian, disana kasep berarti kita terlambat.
Goreng
Ayam goreng atau goreng ayam?
Lain
Lain bukan lain berbeda.
Aki
Apakah ini suatu bagian daya mesin atau sebutan untuk laki-laki berumur?
Gila
Nah ini cukup seru, apakah ini ungkapan rasa jijik atau suatu keadaan penyakit?
Larang
Tidak boleh dilakukan atau mahal?
Mari
Ajakan dalam bentuk kesopanan atau keadaan sehat?
Iwak
Ikan atau lauk? Kita akan tercengang dengan pilihan iwak pithik. Yang artinya lauk ayam.
Bisa
Ungkapa bisa karena terbiasa tau bisa ular atau hewan lain?
Rapat
Bertemu banyak orang membahas sesuatu yang serius atau ukuran antar jarak?
Bulan
Benda langit yang mengitari bumi atau penanda pergantian ‘bulan’?
Minggu
Nama harikah atau penanda pergantian ‘minggu’?
Kali
Sungai? Tanda matematika? Sepertinya?
Hak
Hal yang kita upayakan setelah melakukan kewajiban atau benda yang berada tepat dibawah tumit pada alas kaki?
Sekaya itulah bahasa kita.
Paling tidak, ada yang bisa kubanggakan dari statusku menjadi warga negara indonesia.
Ada di Kompilasi:
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES161 Refleksi Pagi di Festlit
Jujur saja saat dihadapkan dengan banyak pilihan kita akan lebih banyak bingung namun dengan sedikit atau bahkan tanpa pilihan kita menjadi resah juga artinya apapun kondisinya kita semua cenderung mengeluh. Begitukah manusia?Setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai pilihan. Dari mulai bangun ti…

AES160 Pertanyaan Akhir Pekan
Izinkan aku bertanya satu pertanyaan pada penghujung akhir pekan ini.Apa yang membuatmu bahagia hari ini?Jika aku yang mendapat pertanyaan tersebut maka aku akan berpikir sejenak lalu memutar ulang singkat apa yang aku lakukan semenjak pagi hari tadi hingga sekarang pada saat mengetik, lalu aku aka…
AES159 Somethin’ New
Ternyata, aku suka ngobrol.Aku suka ngobrol dengan satu orang saja lebih tepatnya karena jika sudah duduk bersama tiga orang atau lebih aku lebih suka menjadi pendengar. Rasanya sayang kalau melewatkan kesempatan mendengar pandangan banyak orang apalagi kalau bahasannya seru. Aku dapat banyak hal h…



