AES175 Menulis Pagi Hari

Baru beberapa jam lalu saya selesai memposting, dan hari ini saya sudah mulai mengetikkan kata-kata untuk esai hari ini. Ya seperti yang saya cita-citakan, saya ingin mengubah jadwal menulis harian saya ke pagi hari. Sekitar dua minggu yang lalu saya menuliskan esai yang judulnya It's Time to Switch The Time.
Hari ini saya berhasil memulai hari dengan menulis lebih dulu. Ke depan mudah2an saya bisa bangun lebih awal untuk mulai dengan waktu hening. Pagi ini cuaca mendung dan gerimis masih meneteskan air ke tanah. Saya menunggu beberapa waktu karena biasanya saya melakukan waktu hening saya di halaman, di atas rumput - sekalian melakukan earthing. Ternyata gerimis tidak kunjung reda dan rumput masih sangat basah, jadi saya memutuskan untuk menulis lebih dulu.
Sadhguru bilang dalam siklus hidup manusia sehari, katanya waktu yang paling signifikan itu jam setengah 5 subuh - mudah-mudahan saya ga salah ya. Jadi jam 4.30. Di situlah enerji manusia sedang dalam titik tertinggi setelah istirahat dan proses pembersihan dan regenerasi sel dalam tubuh manusia tuntas di jam 4 subuh. Konon katanya meditasi di waktu itu paliing pol manfaatnya. Nah ini yang saya ingin coba juga, tapi belum berhasil bangun begitu pagi karena tidur saya masih terlalu malam juga...
Ya begitulah ceritanya, tapi menggeser habit juga perlu sedikit-sedikit ya (atomic). Hari ini saya bisa mulai menulis di pagi hari. Sebuah perubahan besar buat saya. Mudah2an bisa dijaga konsistensinya. Jadi hari ini ucapannya adalah Selamat Pagi buat semua - setelah berkali-kali saya menuliskan Selamat Malam di dalam esai-esai saya. Selamat menjalani hari yang penuh kebaikan. Salam Bahagia.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES863 Penerimaan Diri
Masih dalam konteks Literasi Diri, lebih luas lagi dalam suasana Festival Literasi yang segera digelar di pekan depan. Festival memang perayaan bersama, sebuah peristiwa kolektif, tapi di sisi lain di sisi dalam diri, apakah kita masing-masing juga merayakan literasi diri kita. Merayakan, mensyukur…

AES774 A Wonderful Gift of Words
Kemarin malam, saya menerima sebuah pesan di chat WA saya. Pesan ini dituliskan terkait hari Ulang Tahun saya. Bagi saya ini hadiah istimewa. Dengan segala hormat kepada pembuatnya - yang tidak akan saya sebutkan di sini, tulisan ini adalah apresiasi terhadap apa yang dihadiahkan kepada saya. Karen…

AES754 Lagi, Mengapa Menulis?
Dalam rangka Festival Literasi 2025, kembali saya menulis soal ini. Sudah sering saya menulis soal ini. Mudah-mudahan tidak bosan. Saya sendiri tidak pernah bosan karena beberapa keyakinan saya soal menulis. Keyakinan ini bukan hanya hadir karena sekedar nyaho bahwa menulis itu penting, tapi juga d…
Andy Sutioso100