AES176: Bimbingan
Menurutku, kegiatan sekolah merupakan salah satu bentuk bimbingan yang sangat bermanfaat dan sangat oke, berguna bagi masa depan hidupku. Mengapa seperti itu? Tanpa adanya bimbingan, mentoring, ataupun penjagaan, seseorang tidak akan melakukan banyak hal-hal di luar zona nyamannya (atau aku doang yang merasakan itu). Contohnya adalah ketika proses belajar, kita lebih banyak berjuang melakukan hal-hal yang cukup berat, contohnya adalah ujian, belajar materi, melakukan riset. Ketika kita tanpa bimbingan, kita hanya melakukan hal-hal seputar minat, dan sesuka hati.
Tanpa bimbingan sekolah dan tanpa orang lain, seringkali aku sendiri merasa, hanya ingin melakukan hal-hal yang aku ingin, punya tujuan sendiri, dan tidak ada deadline yang harus aku tentukan. Sementara, di proyek sekolah, aku merasa, bisa di-push dan dipaksa untuk mengeluarkan usaha yang terbaik, menjadi tidak nyaman, tetapi bisa puas di akhir.
Selama ini, sebenarnya semua orang bisa memaksimalkan kapasitasnya, melakukan kegiatan bermanfaat dan berkembang secara diri dengan seimbang dan optimal. Namun, tidak semua orang memiliki kedewasaan yang optimal, profesional, dan sama. Sikap dewasa dan pengalaman tidak bisa kita peroleh dengan begitu saja, kita perlu menurunkan ego kita, sifat jelek kita, dan mulai berkorban demi kebaikan diri kita sendiri
Selama ini, aku hanya melakukan hal-hal yang menyenangkan dan cukup berguna di luar jam serius, yaitu main basket, les basket, menonton konten youtube, les piano, dan lain lain. Ada beberapa hal yang sebenarnya bisa kulakukan sebagai program diri sendiri, yaitu fitness dan workout untuk menjaga kesehatan, mempersiapkan untuk ujian akhir/masa depan, dan mendapatkan banyak teman (hal yang kuinginkan, namun tidak terllau kulaksanakan, karena tidak taat pada proses).
Proses itu sulit, proses juga sangat berat dilakukan apalagi di tengah-tengah. Orang sering untuk semangat di bagian awal, namun tidak konsisten di bagian tengah hingga akhir, jarang yang bisa bertahan hingga akhir. Semakin kita ingin mencapai tujuan, tanpa overthinking, semakin kita bisa berjuang, yakin akan keberhasilan, dan berhasil mengatasi masalah.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES032: Mentoring
Mentor adalah pembimbing. itu saja, menurut KBBI. Mentor, bisa jadi berperan seperti guru, bisa juga berperan sebagai penasihat. Tergantung intensitas dalam berinteraksinya. Kalau menjadi penasihat, mungkin intensitas dalam komunikasinya lebih sedikit, karena hanya keep track dan sesekali memberi s…

AES951 Siap Bersekolah
Pagi ini di ruang tempat kami berdiskusi - berkoordinasi, terdegar suara tangisan seorang anak. Hari Selasa ini kami baru memasuki hari ke lima bersekolah, di TP ke 22 ini. Mengamati sebentar, sepertinya ini terjadi karena kenyamanan teman baru ini di rumah barunya. Murid di TK-A yang masih perlu w…

AES 72 BAGAIMANA BENTUK TUHAN?
Apa yang kita ingat saat kita berusia 5 tahun? Pernahkah terpikir tentang bagaimana bentuk Tuhan? Kawan Saron, teman ajaibku di 2 tahun terakhir ini. Menemani mereka dari Sobat Dero yang usianya 4 tahun, hingga usia mereka saat ini. Ada yang berusia 5 tahun, ada juga yang baru merayakan usia 6 tahu…


