AtomicEssay

AES179 Sabar..

innocentiainepenulis arsip4

Ketika agenda dan olahan mulai memadat, ada kecenderungan dalam diriku untuk semakin ketat mengaturkan segala sesuatu. Seperti terkondisi untuk terus berstrategi agar seiring waktu berjalan semua agenda dan kegiatan tetap berjalan baik sesuai jadwal dan sasaran. Kerap terjadi, bahkan hampir selalu, pengaturan dan strategi yang dibuat melibatkan pihak lain. Jadi kalau ada kendala, atau pihak tersebut tidak berhasil mengerjakan sesuai jadwal atau harapan, mau tak mau keterlaksanaan dan ketercapaian agendaku pun terpengaruh. 

Bertahun menghadapi hal semacam ini, perlahan aku paham bahwa di situ lah ruang belajarku. Saat menaruh sesuatu di luar diri, banyak hal dalam diri yang perlu diselaraskan, disetel ulang. Utamanya ekspektasi dan kesadaran. Kesadaran akan perbedaan dan keunikan individu. Dengan sendirinya aku tidak bisa menerapkan ekspektasi, standar, trust, kesabaran yang sama dengan situasi ketika aku sendiri yang mengerjakan segala sesuatu. 

Ketika mengetahui lebih banyak ikhwal diri, semisal tentang sisi diri sebagai Manifesting Generator menurut Human Design. Banyak pola diri yang terpahami. Di satu sisi lebih mudah menerima diri seapa-adanya, lebih tenang karena paham bahwa hal itu bawaan alami, yang hanya perlu diterima. Di sisi lain lebih menyadari ketika pola itu sudah tidak ok untuk pihak lain, dan secara sadar mencari kemungkinan untuk memperbaiki. Seperti pada situasi padat olahan dan perlu menyelaras tadi. Ternyata multitasker, cepat switching dari satu hal ke lain hal adalah salah satu ciri signifikan dari MG. Pantas saja, kenapa aku selalu kagum orang yang gesit, puas bila bisa menyelesaikan tugas/pekerjaan dengan cepat, dan seringkali tak sadar  mengharap orang mengikuti ritme dan kecepatanku. Biasanya situasi terasa makin kacau ketika aku kurang sabar, jadi gelisah menunggu, atau mengambil alih. Setelah disadari, dan aku bayangkan seperti melihat animasi, bahwa kekacauan itu hanya terjadi dalam diri. Sementara di luar semua baik-baik saja. Kalau diingat-ingat, banyak hal yang ternyata bergulir lancar, baik, dan membuat bahagia saat aku berhasil mengingatkan diri untuk sabar menunggu, jangan impulsif, jangan rusuh.. ^ ^

Komentar (2)

joefelus

Yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul... asyik! Terima kasih sudah berbagi, kak Ine :)

innocentiaine

hehe iya pak.. sedikit2 lah.. terima kasih juga pak ga putus meneladani dan menyemangati..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES158 Kembali Menulis

Waktu itu, sudah cukup lama sejak rutin menulis AES-ku terhenti. Dengan alasan, tergantikan oleh keasikan baru menggambar mandala. Aku sedang berdiskusi dengan rekan SPP tentang persiapan lingkar belajar untuk kakak jenjang kecil, dengan topik emosi. Khususnya dalam hal pengelolaan emosi di kelas,…

innocentiaine10
AtomicEssay

119 you

Mengutip kalimat pak Jo kemarin; ‘perjalanan hidup setiap individu itu utuh dan unik, tidak pernah bisa dibandingkan dengan orang lain.’ Karenanya, bersyukur dan berbahagialah dengan perjalanan hidupmu sendiri, karena tidak ada yang sama. ‘There is no one alive who is YOUER than YOU,’ kalau kata Dr…

innocentiaine45
AtomicEssay

AES015 hal yang mudah namun sulit

ini aku, aku yang ingin didengar namun sukar untuk mendengar. ini aku, aku yang selalu merasa buruk walau situasi tak selalu buruk. ini aku, aku yang menutup telingaku untuk orang namun memaksa orang untuk embuka telinga mereka untukku. orang macam apa aku ini? hanya haus validasi, ingin dikasihani…

jovanna34