AES015 hal yang mudah namun sulit

ini aku, aku yang ingin didengar namun sukar untuk mendengar.
ini aku, aku yang selalu merasa buruk walau situasi tak selalu buruk.
ini aku, aku yang menutup telingaku untuk orang namun memaksa orang untuk embuka telinga mereka untukku.
orang macam apa aku ini?
hanya haus validasi, ingin dikasihani, sama sekali tidak mau mendengarkan orang lain?
EGOIS!
ini aku, dengan aku yang baru!
aku yang mencoba membuka telingaku untuk orang lain, setidaknya untuk adikku dan orang tuaku.
rasanya seperti aku dicelikan.
cara pandang anak kecil dan cara pandang orang dewasa, cara pandang yang tak pernah ku lihat sebelumnya.
BERBEDA!
dan kini aku sadar, apa susahnya mendengarkan orang lain?
aku yang dulu karam dalam satu cara pandang yaitu cara pandangku sendiri.
sekarang aku berlari mencari cara pandang yang tak pernah ku lihat sebelumnya.
saat itu aku mencari validasi namun kini ku mencari inspirasi.
monolog yang kubuat saat aku sedang berada di fase trial KPB. ini adalah monolog spontan yang tak pernah ku rencanakan sebelumnya. dimana aku hanya menggunakan ingatanmu akan tema tema yang ku dapat beberapa bulan belakangan. banyak hal selain Mendengar yang kudapat dari waktu waktu kebelakang. namun hal yang selalu terlintas dalam benakku adalah mengenai mendengar. dimana aku ter ubahkan.
mendengar memang susah, karena kita selalu ingin didengar. namun jika kamu ingin didengar bukankah orang lain juga ingin didengar? persis sama seperti apa yang kamu rasakan. merendahkan hati untuk mau mendengar merupakan hal yang sulit bagi beberapa orang namun itu adalah hal yang menurutku harus dilakukan.
perlakukanlah orang lain seperti bagaimana kamu ingin diperlakukan. seringkali aku bertemu orang yang ingin diperlakukan dengan baik namun dia tidak memperlakukan orang lain sesuai dengan bagaimana mereka ingin diperlakukan.
kupikir, mengapa tidak bisa orang itu sadar diri? sadar akan apa yang sedang dia lakukan. dasar orang tak tahu diri. hal yang tak sulit namun dia begitu egois.
Komentar (4)
Keren banget ini Jovanna. Salut!
terimakasih ka andy!
berarti perlu bikin pementasan monolog lagi nih
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES179 Sabar..
Ketika agenda dan olahan mulai memadat, ada kecenderungan dalam diriku untuk semakin ketat mengaturkan segala sesuatu. Seperti terkondisi untuk terus berstrategi agar seiring waktu berjalan semua agenda dan kegiatan tetap berjalan baik sesuai jadwal dan sasaran. Kerap terjadi, bahkan hampir selalu,…
AES001 Embrace my fear
Rasa takut seringkali defensive.Wajar. Karena itu adalah caranya untuk mempertahankan hidup.Semakin didesak, semakin tertutupSemakin dipaksa, semakin kuat mempengaruhiKetika tertekan, akan melawan menjadi rasa panik. Rasa sedih, rasa marah seringkali menyertai. Sadari saja. Sadari bahwa rasa ini ad…

AES06 - Belajar terus mengelola emosi
Hari kemarin, saya mengikuti kegiatan Lingkar Belajar (LB) yaitu pengelolaan emosi kakak. Yang mana, LB tersebut bertujuan untuk belajar dan mengingat kembali bagaimana mengelola emosi saat menjalankan amanah di keseharian, memang bagi kakak fasilitator di Smipa yang memiliki misi tidak hanya trans…





