AES186 InteGRITas IntegRATis

Bukankah kepastian itu persiapan menghadapi kemendadakan. Makanya dibilang ilmu pasti, karena yang pasti ilmunya. Implementasinya yang mendadak.
Jadi kalau ada yang bilang menjalani kehidupan itu perlu implementasi pasti, bisa jadi ilmunya ilmu mendadak. Mendadak banyak alasan, kayak ketakutan.
Ketakutan itu semacam menuntut kepastian dari suatu kemendadakan. Alih-alih mengimplementasi ilmu pasti malahan menyangkal kenyataan, “Seharusnya kan.”
Seperti ketika mendapat kesempatan dalam periode tertentu, bukan memperkuat diri, malah ketagihan. Manja, sehingga memberat lah raga tak mampu gerak sigap.
Sigap itu semacam memberikan penawaran yang menampilkan perangkatnya sekalian. Jadi, siap laksanakan. Bukan diam menunggu perintah, takut salah.
Salah itu semacam, menuntut dimaklumi karena tidak mampu menghayati. Sibuk mengkhayali, bandingkan kenyataan dengan keseharusnyaan. Jadinya stagnan.
Nah, apabila semua kalimat paragraf-paragraf sebelumnya adalah suatu ilmu pasti. Bagaimana implementasinya dalam kemendadakan situasi seperti berikut ini?
1. Proyek utama ada pertemuan besok di pagi hari, sedangkan proyek sampingan meminta siaga panggilan di pagi hari. Sekarang, lagi kerjakan proyek tambahan.
2. Proyek utama meminta rutin olah badan di pagi hari, sedangkan badan sudah terlalu mengakar pada kursi. Niat pun sudah kuat tidur-tiduran besok pagi.
Kunci jawabannya:
1. Yang berintegritas kuat, jelas akan melepaskan semua sampingan dan tambahan. Sadar, tidak akan ada sampingan dan tambahan tanpa yang utama.
2. Yang berintegritas kuat, jelas akan mempersiapkan badan untuk jadi peran contoh. Alih-alih mengoceh teori, mengangkat telunjuk memerintah, takut keringat.
FAQ
Q: Kalau yang berintegritas lemah?
A: Hmm… biasanya, kalau tidak mengoceh keseharusnyaan, ya mengoceh alasan-alasan pembenaran. Anti-partisipasi.
Q: Emangnya sepenting apa sih integritas itu? Bukannya yang paling penting itu hasil tambahan proyek sampingan atau penghormatan karena lebih tua umuran?
A: Integritas adalah yang dibeli dari penghasilan tambahan proyek sampingan. Integritas itu juga yang menyelaraskan penuaan badan dengan ketuaan jiwa.
Closing
Bayangkan, kebanyakan penghasilan tanpa bisa dikeluarkan. Angkuh, berantakan. Bayangkan, tua badan kekanakan kelakuan. Arogan, sendirian.
Gak kebayang.
Oh… yasudah. Gapapa.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
