AES194 Label

Label itu penting. Untuk menegaskan mana yang diperlukan dan mana yang tidak. Intinya kan pada gak perlu yang gak perlu. Dengan ketegasan label, kita tidak perlu mengalami salah ambil dan mengembalikannya lagi ke tempat semula.
Sebenarnya salah ambil dan mengembalikannya lagi ke tempat semula itu, tidak salah. Kembali kepada esensinya, perlu kah mengalami itu. Kalau tidak perlu, ya tidak usah. Kalau perlu, ya lakukanlah salah ambil & mengembalikannya lagi itu.
Seperti label ‘sulit’ yang perlu ditindak lanjut dengan ‘basa-basi yang diperlukan’. Atau seperti label ‘solid’ yang perlu ditindak lanjut dengan ‘orientasi, adaptasi, kreasi’. Bahkan ‘tidak melabeli’ pun adalah suatu label, yang ditindak lanjuti dengan tidak melabeli.
Label itu penting. Makanya, tindak lanjut dari label itu lah yang lebih penting. Setelah label terpasang, tindakan apa yang dilakukan. Misalnya pada label ‘kurang paham’. Dua dari banyak tindak lanjut yang bisa dilakukan antara lain, sbb.
Alternatif satu, menemukan metoda memahami yang akan diuji coba bersama. Bukan memberi perintah, justru berbagi tugas kemudian memfasilitasi perangkaian secara aktif dan terlibat. Menjadi bagian dari proses.
Alternatif dua, menyuruh yang tidak paham mencari pemahaman sendiri di media informasi online. Lalu memberikan tugas yang perlu diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Kemudian mengomentari hasil pelaksanan instruksinya.
Setiap pilihan yang kita ambil, satu atau dua, memberikan label juga pada diri kita kan. Bahkan dengan tidak mengambil pilihan pun, adalah suatu pilihan. Yang juga, menjadi label pada diri kita. Jadi, label kita apa? Tindak lanjut kita gimana?
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
