AES197 Ada tidak ada

Dua gentong menggelinding di turunan jalan, tidak lurus mulus lah lajunya. Belok kiri belok kanan tak karuan, terhadang kerikil kecil putar arah tak terduga. Gentong ketiga dilepaskan di ujung tanjakan, mengejar dua yang sudah duluan. Apa bedanya? Apa Samanya?
Bedanya, waktu dan arah saja. Samanya, waktu dan arah juga.
Waktunya berbeda beberapa detik, gentong pertama dan kedua memang dilepas bersamaan namun tak tergerak bersamaan. Nol koma nol nol lima detik saja, sudah terjadi perbedaan besar. Di sisi lain, waktunya sama-sama sekarang di sini saat ini. Tiga gentong menggelinding liar, semuanya kosong.
Arahnya berbeda-beda, apalagi setelah terkena kerikil dan permukaan jalan tidak rata. Tidak terduga perubahannya, gentong kosong satu dua tiga berbeda nada semuanya. Di sisi lain, nada berbeda semuanya itu sama-sama saja berisiknya. Dan ketidak terdugaan arah itu, sangat jelas terduga.
Ketidak jelasan yang terlihat jelas adalah kejelasan. Tidak ada tidak ada.
Bahkan yang dibilang tidak ada itu ada, kalau tidak ada ya tidak terbilang. Seperti memercayai yang tidak bisa dipercaya, pun adalah suatu kepercayaan bahwa itu tidak dapat dipercaya. Makanya seperti namanya, tidak ada itu ya tidak ada. Semuanya yang ada ya ada, yang tidak pun ya ada.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
