AtomicEssay

AES201 The Beauty of Ghibli

Andy Sutiosopenulis arsip2

Tulisan saya malam ini adalah tentang studio Ghibli. Kak Ine pernah menulis juga tentang ini. Kenapa saya tulis tentang ini, filem-filem Ghibli sangat mewarnai dunia imajinasi Inka dan Rico sewaktu kecil. Kami kerap mencari filem-filem Ghibli untuk dijadikan tontonan bersama di akhir minggu. Sampai saat inipun, Rico masih menjadikan filem-filem Ghibli menjadi bahan tontonannya. Saya masih ingat betul, Rico pernah menonton filem Pompoko (waktu itu masih dalam format VCD) sampai sebanyak tujuh kali. Berulang-ulang. Padahal saya ingat filem itu tidak ada subtitlenya. Waktu itu Rico juga masih kecil. Dia bisa terdiam di depan layar TV mengikuti alur cerita, entah apa yang ada di dalam benak Rico. Setelah tujuh kali menonton Pompoko, dia berhenti, seakan sudah memahami apa isi atau pesan filem itu. 

Filem My Neighbour Totoro adalah filem Ghibli yang paling ikonik. Saya sudah menyebut Pompoko di awal esai ini, tapi filem-filem lainnya seperti Spirited Away dan Princess Mononoke semua punya karakter dan keunikannya nya sendiri-sendiri. Howl's Moving Castle juga sangat unik ide dan setting ceritanya. 

Singkat kata, bagi saya hampir semua filem Ghibli saya anggap sebagai masterpiece, mahakarya - karena filem-filem animasinya sangat luar biasa. Kreator anime Ghibli yang paling keren adalah Hayao Miyazaki. Kalau bicara imajinasi, beliau lah orangnya. Seorang yang imajinasinya seakan tanpa batas, semua filem-filemnya yang dibuatnya seakan berangkat dari kanvas yang betul-betul kosong. Dia selalu berusaha mencari style, genre yang berbeda. Kadang kita tidak menduga bahwa filem-filemnya dibuat oleh orang yang sama. 

Buat saya menonton filem-filem Ghibli seakan masuk ke dimensi yang berbeda. Karakter yang paling kental ada di filem-filem Ghibli adalah keindahannya. Bahkan filem-filem yang intens kisah dan alur ceritanya seperti Princess Mononoke dilukiskan melalui keindahan yang luar biasa. Hal inilah yang membuat kita seakan berpindah ke dunia yang berbeda melalui sajian visualnya. Musiknya juga keren luar biasa - semua dirancang begitu hati-hati untuk memindahkan semua yang menyaksikan filem-filem Ghibli ke dunia yang mereka kreasikan. 

Buat keluarga besar Semi Palar, filem-filem Ghibli mestinya masuk daftar 'must see' karena kita meyakini bahwa alam imajinasi adalah bagian penting dari alam pikiran manusia yang utuh dan seimbang. Salam.

sumber gambar dari greenscene.co.id

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES836 Titipan dari Herry (alm)

Sejak minggu malam, banyak dari kita teralihkan perhatiannya ke dalam peristiwa kepergian sahabat kita Herry, suami dari Ria, ayah dari Evan dan Davin yang sekian belas tahun jadi bagian dari keluarga besar Semi Palar dan berbagai dinamika interaksi di dalamnya. @joefelus, saya juga sempat menulisk…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES791 Bendera, Upacara dan Spirit Ke-Indonesia-an

Setiap tanggal 17 Rumah Belajar Semi Palar menyelenggarakan Upacara Bendera. Ritual penghormatan Sang Merah Putih dan pengkhidmatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang udaranya bisa kita hirup dalam-dalam setiap harinya saat ini. Pagi harinya, saya menerima sebuah video pendek dari mas…

Andy Sutioso00
AtomicEssay

AES697 Mengenal Koji Yakusho

Ini tulisan ke empat saya yang terinspirasi dari filem Perfect Days. Sejujurnya filem ini sekarang sedang menjadi sumber belajar saya yang boleh dibilang paling penting. Kemarin sore setelah mengajak kakak-kakak Smipa menonton ulasan filem ini dari kanal youtube Tom's Thoughts yang menyoroti filem…

Andy Sutioso10