AtomicEssay

AES214 Anjing & Kucing

leoamuristpenulis arsip2

Dibilang anjing, iya. Disebut kucing, iya. Bukan anjing juga. Bukan kucing juga. Pertanyaannya, ekornya dimana?

Oh iya, itu dua ujungnya kepala. Hanya mampu mencecap dan mencecar. Mencerna jelas tidak bisa, pembuangan sisa tidak ada.

Pada pertemuan dua kepala, satu badan itu bisa jadi bukan bagian terintegrasi. Itu ada di situ karena tidak bisa tidak ada di situ.

Seperti begini kira-kira rasanya tidak terpahami yang seringkali terucap dari para alumni. Bukan soal memahami anjing & kucing ini.

Malahan soal dipahami anjing & kucing ini. Seringkali, bukan soal kita memahami karya. Justru, soal karya yang memahami kita.

Jadi, memang tidak perlu pemaparan. Pembayaran saja cukup. Karena selalu salah adalah keniscayaan.

Dibilang anjing, iya. Disebut kucing, iya. Bukan anjing juga. Bukan kucing juga. Pertanyaannya, ekornya dimana?

Apapun jawabannya, niscaya selalu salah. Karena yang mengungkap kekurangan akan dikurang-kurangi. Sampai, nanti pergi.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41