AES217 Soal Sadar

Sadar butuh tiga dasar. Yaitu pendidikan, keluarga, dan lingkungan. Pendidikan bukan soal pembelajaran, ini sih materi yang bebas didapatkan darimana saja dengan kemudahan teknologi. Keluarga bukan soal hubungan darah dan ikatan, ini sih urusan utang budi saja. Lingkungan bukan soal go green dan berkebun, ini sih urusan trend & lifestyle saja.
Pendidikan menjadi dasar untuk meluaskan pandangan, melihat pembelajaran bukan soal membungkus pengalaman dengan narasi indah dengan label belajar. Melihat pembelajaran justru adalah mengimplementasi penghayatan dari pengalaman yang barusan, menciptakan pengalaman yang kemudian.
Keluarga menjadi dasar dari keluasan pandangan, bukankah kita hanya bisa memahami kesekarangan dalam kerangka pemahaman dasar yang dibentuk dari pengalaman kekeluargaan bertahun-tahun ke belakang. Pengalaman kekeluargaan bisa dari rumah, komunitas, geng nongkrong, atau teman gosip. Intinya yang saling memengaruhi.
Lingkungan menjadi dasar pandangan itu sendiri, belief system yang tertanam yang dipercayai baik tersadari tidak tersadari. Yang keluar dalam bentuk karakter dari ekspresi sikap dan perilaku, yang melahirkan impresi melalui gestur dan mimik. Yang terbaca dari celetukan tiga detik pertama dan keputusan dalam lima detik pertama. Budaya apa yang menghidupinya.
Tiga dasar ini yang menjadi soal sadar, penemuan teraktual saya setelah mencoba mencari apa itu kemanusiaan. Yang awalnya dari dunia humanitarian, menemukan yang lebih mendasar yaitu dunia pendidikan, menemukan yang lebih akar ternyata keluarga. Eh, menemukan yang lebih melingkupi yaitu kultur tumbuh kembang.
Yang ternyata, keutamaan bukan pada setiap titik penemuan itu. Malahan ada pada relasi setiap titik penemuan tadi. As above so below yang jadi qoutes andalan soal kesadaran bisa jadi mengenai interdependensi relasi ini. Keterdidikan, keterbiasaan, kebertumbuhan. Dimana dididiknya, gimana cara partisipasinya, apa pegangannya ketika goyah.
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

