AES218 Menjadi Bagian

Men-ja-di adalah menjadi bagian, bukan melakukan bagian. Seperti saat pembagian tugas tim penyelenggara kegiatan. Menjadi adalah menjadi bagian tim penyelenggara, bukan sekadar melakukan bagian tugas saja. Bedanya apa? Yang menjadi bagian tim akan bersikap adaptif sedangkan yang melaksanakan bagian akan bersikap selektif.
Sikap adaptif itu semacam mau berubah dan menyesuaikan peran sesuai kebutuhan situasi, tentu saja butuh kepekaan. Sikap selektif itu semacam tidak mau berubah dan hanya menunaikan fungsi sesuai instruksi gak kurang gak lebih, tentu butuh jadi sensitif. Catatan, yang peka sudah mesti sensitif sedangkan yang sensitif belum tentu peka.
Oiya, ngomongin antara peka dan sensitif jadi kelintas soal peran dan fungsi. Menjadi bagian itu berarti berperan penuh, sedangkan melakukan bagian itu berarti berfungsi penuh. Catatan, yang berperan sudah mesti berfungsi sedangkan yang berfungsi belum tentu berperan. Terlepas dari seberapa dampak peran dan fungsinya.
Seperti profesionalitas menjadi bagian dari personalitas, profesionalitas adalah bagian dari personalitas. Jadi tampak konyol saat ada yang berusaha memisahkan profesionalitas dengan personalitas. Karena yang berprofresi adalah person, dan yang profesional adalah yang personal. Kalau dituntut profesional tanpa personal, itu sih perlu mesin bukan partner.
Soal partner pun jadi kelintas soal partisipasi, sama-sama ada unsur part. Menjadi bagian bisa jadi mengenai kedua hal ini. Bagaimana menjadi partner yang partisipatif dengan bersikap adaptif berdasarkan kepekaan diri, untuk mengisi peran yang bahkan bisa jadi melampaui ketetapan fungsi. Karena ini soal menjadi, bukan hanya soal melakukan.
Kalau gitu gimana caranya kita tahu yang menjadi dengan yang sekadar melakukan? Gampang! Indikatornya adalah rasa dibantu. Kalau kehadiran profesional itu tidak menghadirkan rasa terbantu secara personal, jelas itu melaksanakan bagiannya saja. Sedangkan menjadi bagian, kalau kehadiran profesional itu menghadirkan rasa terbantu secara personal.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

