AES228 Gimana?

Gimana?
Gak tau! Kalau sudah tahu gimana, gak kan jadi bahasan sekarang. Langsung lakukan.
Gimana?
Gak tau! Yang diketahui apa bentuk akhirnya dan apa bentuk sekarang. Gimana mengubahnya, gak tahu.
Gimana?
Gak tau! Makanya ini membahas. Makanya tadi mencoba. Pembahasan ini pun tentang percobaan tadi kan.
Gimana?
Gak tau! Bukankah kita hanya mampu melakukan yang kita ketahui saja. Pun pembahasan ini terjadi karena sudah mulai perlu pembaruan cara.
Gimana?
Gak tau! Pembaruan selalu jadi solusi dan bagaimana caranya selalu jadi persoalan. Ujungnya malah membahas dan mengulang-ulang. Seringkali mengulang-ulang pembahasan.
Gimana?
Gak tau! Demikianlah berhenti sampai di sini dengan kesadaran ini. Karena inti dari yang tulisan adalah pada yang tidak tertulis. Inti dari pembahasan adalah pada yang tidak terbahas. Inti dari kesadaran adalah pada menyadari.
Gimana?
Gak tau! Dari niat sepenuh hati, tiba-tiba menjadi saja ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
