AES237 Kembali

Selalukan kembali ke titik mula dan selalukan menuju dari titik mula. Selalu kembalikan ke titik mula dan selalu menujukan dari titik mula.
Selalukan kembali ke titik akhir dan selalukan menuju dari titik akhir. Selalu kembalikan ke titik akhir dan selalu menujukan dari titik akhir.
Karena yang mula adalah yang akhir dan yang akhir adalah yang mula. Sehingga selalu pada tiitik yang sama itu bermula dan berakhir.
Seperti bekerja di pekarangan. Pada mulanya adalah seluruh perangkat peralatan terusun rapi pada rak. Pada akhirnya pun demikian.
Sesungguhnya, pada prosesnya pun begitulah. Pada setiap jeda, selalu kembali ke awal/akhir & selalu menuju dari awal/akhir.
Maka, kehilangan ikat rambut dan sarung tangan hanyalah soal kurang disiplin menyamakan awal dan akhir keadaan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
