AtomicEssay

AES248 Semakin Tiktok

leoamuristpenulis arsip2

Semakin banyak penjelasan, semakin banyak kesalah pahaman. Semakin detil penggambaran, semakin bias gambarannya. Semakin fokus, semakin berantakan. Semakin benar, semakin salah.

Kalau semua yang dikatakan itu benar, maka benarlah yang dikatakan itu bukan semuanya. Yang dikatakan kan yang belum selesai di pemikiran. Yang dilakukan pun yang belum selesai di pemahaman.

Kalau semuanya sudah sesuai, pikiran perkataan perbuatan. Kalau semuanya sudah penuh, pemikiran pemahaman penyerahan. Tidak akan ada lagi pergerakan, tinggal diam tenang damai bahagia.

Seperti pohon, yang kaya dari tiada dan berpetualang dalam diam. Seperti batu yang enggan beranjak dihantam air terjun. Bisa jadi batu itu telah penuh sehingga ia diam dan menerima, transformasinya effortless.

Kalau gitu air masih mencari kepenuhan dan kesatuan dengan dirinya? Soalnya masih bergerak-gerak, terjun-terjunan, nabrak batu pula. Tidak mampu mengendalikan dirinya sendiri.

Eh, atau bisa jadi air itu sudah diam. Karena ia tidak mengendalikan dirinya sendiri, effortless. Justru ia dikendalikan oleh persepsi manusia. Kita. Yang melihatnya kemudian memberikannya predikat, terjun.

Padahal bisa saja air itu yang sejatinya diam dan malahan batu itu yang bergerak. Batu itulah yang memanjat dan menabrak air yang sudah diam tenang tak bergerak, sampai jadi berantakan terciprat-ciprat.

Dan kita tidak terlalu memusingkan hal itu, karena ada hal lain yang lebih penting dan mendesak. Pose badan dan sudut pengambilan foto untuk jadi konten postingan instagram atau tiktok.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41