AtomicEssay

AES271 _infp

leoamuristpenulis arsip2

Aku. Semuanya tentang aku. Bagaimana aku bisa belajar. Bagaimana aku bisa berkembang. Bagaimana aku bisa menjadi aku. Bagaimana lingkunganku menerima aku yang menjadi aku ini. Yah, memang jadinya aku seringkali memosisikan diriku di tempatmu. Itu pun demi membuka jalanku menjadi aku.

Demikian sehingga aku mampu meluaskan diriku untuk menerima berbagai macam pemikiran dan pola pikir. Bisa jadi juga aku lah yang menggunakan berbagai pemikiran dan pola pikir itu. Sebagai sarana komunikasiku dengan lingkunganku dan orang lain di dalamnya.

Memang, secara mendasar aku masih perlu bahkan mengandalkan kemapanan. Apabila anti-kemapanan menjadi keluasan pandanganku, itu hanyalah sarana komunikasiku dengan lingkungan dengan tujuan mendapatkan kemapanan tertentu. Bukankah sekelompok anti-kemapanan yang berkumpul adalah bentuk kemapanan itu sendiri.

Gelar jiwa bebas seringkali yang aku dapatkan dari lingkunganku, saking seringnya ku bersikapn terbuka dan luas dan menerima. Padahal yang kubutuhkan secara esensial adalah aturan. Ketetapan. Ketegasan. Kepastian. Tidak heran kalau ada saat-saat tertentu tendensi ini muncul kan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41