AES276 Kenapa Meditasi Berhasil
Fisik kita memiliki batasan ruang dan waktu. Kita tidak bisa melakukan banyak hal bersamaan di satu ruang dan waktu yang sama. Sekalipun itu dilabeli multi-tasking, itu hanya switching satu kegiatan dengan kegiatan lain dalam urutan. Urutan ini lah bukti waktu dan ruang yang berbeda. Bahkan berbeda nol koma lima detik kan sudah waktu dan ruang yang berbeda.
Imajinasi kita tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Kita bisa melakukan banyak hal bersamaan di satu ruang dan waktu yang sama. Walaupun bisa belum tentu mampu, makanya kekuatan imajinasi ini perlu dilatih. Cara melatihnya ya dengan pengalaman fisik yang terbatas itu. Caranya? Menemukan hal yang baru.
Penemuan akan hal baru mengaktivasi area otak, yang kita namakan dengan neuroplastisitas. Aktivasi area otak ini membuka zona baru yang tadinya pasif menjadi aktif. Semacam membuka lahan baru yang siap ditanami. Nah, di sini lah meditasi berhasil. Berhasil membuka area baru yang nantinya menjadi wadah hidayah. Ini tahap kontemplatif.
Kenapa meditasi berhasil, karena itu menghadirkan hal yang baru. Kalau tidak menghadirkan hal yang baru, itu bukan meditasi melainkan kebiasaan saja. Hal baru pun tidak perlu heboh dan besar, tidak perlu megah dan mewah. Yang penting hal baru saja. Seperti, lebih banyak menggunakan kelingking saat mengetik paragraf ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

