AES277 _entp
Isi kepalaku memang penuh dengan berbagai hal, namun tidak sembarangan penuh. Ada keterkaitan yang bisa kulihat dan kurasakan, baik itu jauh maupun dekat tetap ada keterhubungannya. Maka mudah saja bagiku untuk bertindak spontan karena dalam bayanganku selalu ada keterhubungan dengan yang kurencanakan.
Caraku berkomunikasi dengan orang lain, terutama untuk menyampaikan ideku adalah dengan penjelasan. Aku mampu menjelaskan sesuatu dari ranah yang tampak hingga area potensi yang dapat dimanfaatkan. Aku dapat menjelaskan bagaimana cara kerja dari sesuatu dan bagaimana cara kerja itu dapat saling terhubung dengan hal lain.
Dengan dua kemampuan tersebut di atas aku membangun relasiku dengan lingkungan dan orang lain di dalamnya. Memang terkesan pemilih, namun ini hanya soal kebermanfaatan. Relasi yang bermanfaat adalah yang dapat saling memunculkan pemahaman lebih mendalam dan ide yang lebih meluas lagi.
Pengalaman hadir dari bertemu banyak orang dan mencoba menciptakan suatu gerakan. Hal ini adalah landasan dalam memunculkan ide dan gagasan perubahan. Seperti situasi saat ini dibandingkan dengan situasi terdahulu mendorongku menciptakan gagasan ke depan dalam rangka menciptakan dunia yang lebih baik dan manusia yang lebih berguna.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
