AES279 _intp
Aku adalah orang yang selalu mengerti apa yang kubutuhkan untuk kumengerti. Kalau tidak kubutuhkan, tidak ada gunanya kumengerti. Lagipula, yang tidak kubutuhkan tidak akan muncul dalam hadapanku. Kemengertian adalah soal pengendalian, kita hanya bisa mengendalikan yang kita mengerti saja kan.
Pemahamanku tidak mudah dimengerti oleh orang kebanyakan. Dimana kebanyakan orang adalah orang kebanyakan ini. Lihat, penjelasanku ini saja sudah cukup mengerutkan alis. Makanya, dalam menjelaskan sesuatu aku akan berputar di sekeliling sesuatu itu. Tujuannya menampilkan akses menuju inti. Itu cara terbaik, kebanyakan orang kebanyakan tidak siap dengan inti.
Dengan segala keabstrakanku, dengan segala keunikanku di sisi konkrit, aku perlu memegang kemasuk akalan umum agar tetap berada di sini. Kebiasaan umum dan norma-norma yang mengamankan posisiku dalam lingkunganku dan relasiku bersama orang lain adalah ikatan paling penting dalam menjaga kehadiranku berpijak di bumi.
Di sisi lain, segala pemahaman dan pengertianku adalah hasil dari penerapan cara pandangku kepada lingkungan tempatku berada dan orang-orang di dalamnya. Apalah guna kerangka tanpa area aplikasinya. Maka, relasi sosial menjadi hal penting & bernilai tinggi dalam mengembangkan kehidupanku. Seperti layaknya hal yang penting & bernilai tinggi, sedikit saja cukup.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
