AES280 Gimana Kalau Dikatain
Gimana kalau itu semua sesuai rencana. Dikatain hal yang memang sudah diarahkan untuk dikatakan demikian oleh yang mengatain. Gimana kalau memang mengarahkan yang ngatain untuk mengatakan demikian.
Gimana kalau power untuk berkata-kata itu ternyata adalah pemberian. Gimana kalau bahan perkataan itu pun pemberian. Gimana kalau itu semua sudah dipersiapkan setahun belakangan.
Semacam berkata-kata soal ketidak tahuan tanah akan kemajuan lima cabang dari tiga batang utama. Seperti mengata-ngatai ketidak mengertian tanah akan buah dan bunga tiga batang pohon ini.
Padahal, tanah hanya butuh memahami batang masing-masing pohon. Karena dari akar menjadi buah selalu lewat batang. Karena cabang, adalah representasi batang. Tanah hanya perlu melihat tiga batang pohon saja.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

