AES281 _istp
Mengharapkan pemahaman yang mendalam sampai mengerti bagaimana sesuatu bekerja. Kepenuhan dan kepuasan diri dari penemuan inilah yang menjadi dasar kehadiranku.
Memang terkesan reaktif, padahal sudah tahu apa yang perlu kulakukan. Yaahh... Paling tidak ku merasa sudah tahu apa yang kulakukan. Spontanitasku bisa dikatakan sudah terduga.
Walaupun spontan, tetap butuh pegangan. Biasanya yang paling meyakinkan adalah yang paling masuk akal. Yaa.. masuk akalku sih. Makanya kalau gak masuk akalku, malas juga.
Pengakuan orang lain penting bagiku. Karena orang lain adalah alasan motivatiku sekaligus alasan demotivasiku. Paradoks inilah yang membuatku cenderung pragmatis, padahal ku melihat kedalaman.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
