AES295 Tak Cuma Kata

Kata cuma tak cuma kata. Ada mantra yang menggerakan jiwa. Kemana jiwa bergerak kesana raga bersikap. Tindakan hanya konsekuensi dari kata, sesuai atau tidak itulah konsekuensinya.
Ungkapan lama bilang, pada permohonan kekuatan mintalah kekuatan untuk menanggung beban yang berat. Bukannya malah minta bebannya menghilang. Kata cuma tak cuma kata, kata cuma menghilangkan beban.
Kata cuma tak cuma kata, mantranya menghilangkan kekuatan. Beban hilang, kekuatan menghilang. Apa yang ditanggung kalau tidak ada beban, apa yang jadi kekuatan kalau tidak ada yang ditanggung.
Ungkapkan niat dengan kebaruan, pada permohonan kekuatan gantilah kata cuma dengan ajakan. Bukan menghilangkan beban, justru ajak menanggungnya dengan kekuatan. Kekuatan untuk membantu dan kekuatan untuk dibantu.
Kata cuma tak cuma kata, pada niat menguatkan ya ganti saja katanya. Untuk semakin menguatkan niat, menguatkan niat menguatkan, niat menguatkan yang sungguh menguatkan.
Alih-alih bilang cuma segitu, sepertinya lebih elok bilang kalau segitu ayo kita bantu. Lebih dari itu, kita tunggu dulu sampai mampu. Mampu membantu dan mampu dibantu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
