AES310 Perlawanan

Perlawanan demi perlawanan dilakukan, tiada perubahan. Karena perlawanan demi perlawanan bukankah perlawanan. Itu hanyalah kepatuhan, yang bukan mematuhi malahan ingin dipatuhi.
Mengangkat kebebasan tanpa mengupayakan pembebasan. Menuntut perubahan tanpa berubah. Intensinya mengubah saja, kebebasannya ternyata pengulangan kebiasaan. Bedanya, derajat pengakuan saja.
Ingin diakui, makanya menolak kemapanan lama. Untuk membuat kemapanan baru. Butuh pengakuan, makanya menolak kondisi aktual kekinian. Untuk kembali kepada tradisi pengulangan terdahulu.
Perlawanan demi kepentingan perlawanan, bukanlah perlawanan. Hanya upaya diferensiasi, seperti produk pasaran. Yang serupa namun ingin tak sama. Agar dikenali, dibeli, dan dikenang-kenangi.
Seringkali, konservatisme hadir dalam bentuk kontemporer. Berulang kali, keterjebakan tampil dalam bentuk kebebas liaran. Selalu terjadi, keunikan adalah kesamaannya. Sama-sama unik, jadinya sama-sama saja.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
