AES316 Belajar Naik Motor (metik)

Langkah pertama, dapatkan sensasi gas pol dan rem pol dalam tempo cepat. Gas-rem-gas-rem-gas-rem-gas-rem. Syaratnya, gasnya gak usah ragu-ragu dan remnya gak usah bernapsu. Juga, lakukan di jalan yang bebas dari pasir.
Langkah kedua, temukan ritme yang paling enak untuk sendiri. Ini perlu pengulangan sampai bosan dan lampaui bosan. Perlu melampaui bosan sampai jadi kebiasaan. Melampaui kebiasaan sampai jadi ritme pribadi, alias refleks.
Langkah ketiga, setelah ritme mainkan tempo. Durasi jadi penting, berapa lama ngegas berapa lama ngerem. Kalau jalan lurus padat, bagaimana lagunya. Kalau jalan lurus lengang, bagaimana nadanya. Kalau muter, gimana ritmenya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
