AES318 Lambat

Melambatkan tanpa menjadi lambat. Salah satu prinsip inovasi, katanya. Melambatkan mungkin maksudnya tidak terburu-buru. Bisa juga menyadari langkah demi langkah. Atau efisiensi aksi, tidak perlu banyak gerakan.
Tanpa menjadi lambat, mungkin maksudnya untuk menguasai langkah yang akan dijalani secara lambat tadi. Bisa juga untuk menyadari gerakan-gerakan yang akan dilakukan. Atau soal penguasaan, sudah memiliki ekspektasi alternatif konsekuensi.
Lebih jauh lagi, bahkan bisa berarti tidak perlu melakukan apa-apa. Cukup hadir sekarang di sini saat ini. Hadir kan bukan sekadar ada, perlu ada interaksi. Kalau gak ada interaksi itu sih gak hadir. Yang ada tanpa interaksi kan rasanya gak ada.
Jangan-jangan, hadir itu seputar merasakan dan dirasakan saja keberadaan dirinya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
