AES343 Klab Menulis Biasa

Melihat respon Kak Maul kepada judul tulisan Kak Mamat yang ini:
Iya, judulnya aja. Yang adalah akan membuat tulisan tandingan dengan judul seperti judul tulisan ini. Saya merespon dengan ngepost tulisan berjudul begini duluan.
Klab menulis biasa, bisa diartikan sebagai klab yang isinya tulisan biasa aja. Bisa juga yang isinya yang biasa menulis. Bisa juga klab menulis. Saja. Saking biasanya jadi biasa saja.
Tidak perlu alasan tidak perlu tujuan yang berlebihan. Alasan biasa dan tujuan biasa saja, menulis. Bahkan alasan & tujuannya bukan menulis pun tak apa, sekadar ngobrol misalnya.
Gapapa. Udah biasa. Makanya babarengan, makanya jadi klab biasa aja. Lha “menulis” nya mana? Katanya klab menulis biasa. Ya ini tulisannya. Ini tulisan saya. Lalu, tulisanmu mana?
Iya, kamu. Kamu yang baca tulisan ini. Yuk!
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
