AES346 Setag Nan Setitik

Keterbukaan itu seperti memaparkan metoda yang akan dilaksanakan. Tertentu, terukur, terkendali, terbatas, dan terikat.
Keterpampangan itu seperti memaparkan alat perangkat yang akan digunakan dalam melaksanakan metoda. Tersusun, terawat, terpakai, terkuasai, dan tercatat.
Setelah terbuka kemudian terpampang, bisa jadi inilah akuntabilitas dan transparansi yang jadi dasar inovasi. Selain daripada begini, hanya repetisi berorientasi stagnasi.
Titik stagnan perlu ditemukan, di kapan keberhentian itu.
Kemudian tetapkan pilihan, jadi acuan atau tujuan kah titik itu.
Stagnan yang jadi acuan membawa pembaruan. Stagnan yang jadi tujuan menghadirkan pengulangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
