AtomicEssay

AES347 Bersuara

leoamuristpenulis arsip2

Bersuara dengan sadar, bukan sekadar. Bersuara dengan mengajak, bukan mengajar. Bersuara dengan penawaran, bukan dengan permintaan. Bersuara yang bagaimana ya itu, bukan kenapa sih gitu.

Suara gaung memotong yang belum selesai bersuara, menimpalinya dengan suara sehingga gusar rasanya. Suara gema menyambung suara yang barusan selesai, langsung sambung tanpa jeda yang seringkali bikin jadi mengulang.

Sumber suara justru yang tenang dan cenderung diam, karena sudah selesai dan tuntas bersuara. Hanya mendengarkan saja bagimana gema dan gaung suaranya, yang sudah lama selesai diucapkan namun baru mulai terdengar sekarang.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41