AtomicEssay

AES364 Merespon Respon

leoamuristpenulis arsip2

Ketika merespon kepada sesuatu, respon baliknya malah untuk respon kepada sesuatu itu. Bukannya membalas respon kepada sesuatu juga, malah membalik respon kepada respon. Seringkali seperti itu kan.

Ketika merespon pengingatan dengan frasa ah malas, respon baliknya malah kenapa kamu ngomong seperti itu! Bukankah respon balasannya sedikit lebih bijak dengan apa yang membuatmu malas? Hanya, membalik memang lebih cepat daripada membalas.

Lebih cepat bukan berarti lebih mudah. Apalagi kalau yang membalik itu sadar kalau dirinya tidak membalas malah membalik. Sudah keluar konteks, sadar sudah keluar konteks, hanya ya sudah terlanjur keluar konteks. Kemudian yang dibahas malah perihal keluarnya dia dari konteks, bukannya menarik kembali ke konteks.

Pada titik ini bijaksana tidak diperlukan. Yang diperlukan adalah bijaksini. Alih-alih merespon respon atas sesuatu, baiklah merespon sesuatu itu juga. Sehingga tidak perlu dengan sengaja menarik pembahasan masuk ke dalam konteks, cukup dengan bertahan pada konteks saja dan menjadi jalur utama sehingga yang terdistraksi bisa kembali lagi.

Membalaslah, bukan membalikkan. Bukankah inti dari kata ada pada yang tidak terkatakan dan kedewasaan adalah soal kata yang tak lagi menyulut rasa. Susah memang, karena tumbuh dalam narasi yang nir-aksi.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41