AES373 Uap-uapnya

Kemarin saya ikutan donor darah, setelah terakhir sekitar empat tahun lalu. Tekanan darah lumayan tinggi, haemoglobin normal, perut lapar. Wah bisa jadi, motivasi ikutan donor darah biar dapet bubur kacang ijo dan telur rebus nih.
Setelah jarum masuk ke pembuluh vena lengan kanan, yang sebelumnya sudah disterilisasi dengan antiseptik semprot. Sepotong kain kasa steril diletakan di area tusukan jarum itu. Diletakan saja, tidak sampai diplester nempel ketat posesif.
Kain kasa steril itu sepertinya mengandung antiseptik atau antibiotik atau apa lah ya. Yang membuat mungkin uap-uapnya mematikan bakteri potensi infeksi di sekitar area itu. Cukup terletak di situ, tidak perlu sampai tertempel ketat.
Kepikiran, bukankah kehadiran juga seperti itu. Segala bentuk posesif, narsis, bahkan direktif kita adalah inefisiensi. Kita hanya perlu hadir dengan memancarkan kualitas diri kita, kemudian sekitar akan terpengaruh selaras dengan kelayakannya men-jadi.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
