AtomicEssay

AES380 Kekuasaan (1)

leoamuristpenulis arsip2

Kesadaran pertama adalah bahwa semakin kuat saya mendorong sistem, semakin kuat juga dorongan balik dari sistem. Sistem di sini adalah kebiasaan terstruktur, ingatlah bahwa sistem tanpa struktur hanyalah bayang-bayang kenyataan. Dan struktur terkuat adalah kebiasaan, bahkan yang dibilang pola itu hanyalah kebiasaan yang relatif sudah dapat dipastikan keterjadiannya. Seperti, yang di atas adalah yang selalu penuh dengan bahan dan gagasan tetapi minim bahkan tidak membantu dan menggagas. Seperti, yang di samping adalah yang selalu membandingkan tetapi tidak mampu mengurutkan. Juga seperti, yang di tengah tidak lain seperti yang di atas dan yang di bawah tidak lain seperti yang di samping.

Kemenyadaran yang perlu dilakukan atas kesadaran pertama ini adalah kontekstualisasi paradigma. Menempatkan cara pandang saya terhadap dunia, lingkungan tempat saya berada, orang-orang di sekitar saya sekarang ini, pada kerangka yang paling tepat. Paling tepat adalah yang paling dikuasai. Kekuasaan perlu selalu digunakan semaksimal mungkin untuk memperluas penguasaan, dan satu-satunya penyalah gunaan kekuasaan adalah dengan tidak menggunakannya. Kerangka yang yang paling tepat seperti tulisan ini sepenuhnya, adalah kerangka yang menggaris batasi mana yang dalam kekuasaan dan penguasaan dan kemana pendalaman dan perluasannya.

Perangkat kemenyadaran menggunakan kesadaran ini adalah kerangka yang menggaris batasi kepentingan pribadi dan kepentingan orang lain. Nama garis ini adalah kepentingan bersama. Pada garis inilah darma dan guna diaktualisasi, bukan pada area yang dibatasi garis ini malahan. Karena area dalam garis ini adalah keniscayaan alias fakta, area di luar garis ini adalah ketidak tahuan alias wacana, dan area tipis seluas garis ini adalah realita yang mengandung tiga hukum utama. Posibilitas, probabilitas, dan kausalitas. Ketenangan adalah ukuran kekuasaan, sebesar apa kekuasaan yang saya miliki setenang itulah saya hadir dalam kenyataan. Kualitas kehadiran ini yang jadi ukuran penguasaan, kepentingan bersama.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41