AES393 Tanda

Pemilik lahan adalah penanda, sehebat apa pengolah lahan. Terlepas dari standar kehebatan, tanda-tanda yang diinginkan adalah segalanya. Kesepakatan akan selalu kalah dari selera.
Lahan olahan itu sendiri adalah pertanda, apa dan bagaimana olahan yang diperlukan. Terlepas dari standar pemenuhan, tanda-tanda yang diinginkan adalah segalanya.
Yang di tengah perlu selalu berubah. Pada yang baku bukanlah yang kaku, yang mampu justru. Pada keseharusnyaan versus keinginan, ciptakanlah kebutuhan malahan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
