AES412 Karyanya Adalah Ke-tidak Sempat-an

Pagi hari, bangun mandi berpakaian lalu berendam parfum hingga aroma wangi semerbak sampai ke ujung dunia. Dunianya tentu saja, karena bisa jadi untuk dunia lain ini tidak wangi. Dunia kedai kopi misalnya, yang dimampirinya sejenak dalam perjalanan ke tempatnya berkarya.
Ia lah karyawan, bukan sekadar kerjawan yang hanya bekerja, justru berkarya. Makanya, pertanyaan yang tepat adalah “mana karyamu?” Bukan “mana kerjamu?” Sehingga pernyataan “gak ada kerjaan ya.” tidak relevan dibandingkan “gak ada karya ya.”
Karya berbeda dengan karsa, berbeda juga dengan kata. Memang saling mendukung melengkapi lah tiga ini, pun demikian bisa saling menghambatnya ini. Terlalu banyak karsa kurang karya dan kata, tenggelam permenungan. Terlalu banyak kata, terjebak kenangan.
Aroma parfum campur kopi sudah mendarat di sini, terlalu pagi atau terlalu siang tak ada bedanya. Karena kebiasaan membuatnya selalu mencari keberadaan orang-orang sebagai aksi pertama. Aksi keduanya, bertanya dan membahas urusan orang-orang itu.
Barulah kemudian, melihat urusannya sendiri. Pas, di waktu pulang. Tidak sempat ia berkarya, terlalu sibuk ia bekerja. Sehingga dalam perjalanan pulang, kembali mampir kedai kopi langganan. Memperbarui aroma parfum yang pudar dengan asap bakaran kopi dan gula. Sambil bercerita soal karya yang hari ini diciptakannya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
