AES415 Kalau Komunikasi Adalah Kunci, Anak Kuncinya Apa?

Untuk saya sih, anak kuncinya adalah kesetingkatan pemahaman. Komunikasi sebagai kunci menghambat terbukanya pintu persepsi, sedangkan realita ada di luar sana. Membahas soal komunikasi sebagai kunci tidak akan membuka pintu persepsi, apalagi menemukan realita. Toh kalaupun berhasil membobolnya dengan kunci replikasi, masih ada persoalan di menerima realita.
Komunikasi adalah kunci, yang menghambat terbukanya pintu persepsi. Kesetingkatan pemahaman adalah anak kuncinya, yang melepas kunci tersebut sehingga pintu persepsi terbuka dan menemukan realita. Terima atau tidak, itu tahapan selanjutnya. Sekarang fokus di yang ini dulu aja, bagaimana membuka kunci ini. Untuk saya sih, dengan meningkatkan pemahaman menemukan anak kunci.
Kalau tidak mengerti karena komunikasinya terlalu tinggi, baiklah meningkatkan diri untuk sampai di ketinggian itu. Bukan malah menarik turun meminta dimengerti. Karena yang nanti terjadi malah dimaklumi. Bagi yang pernah membuka pintu persepsi dan menemukan realita (terlepas dirinya menerima atau tidak realita itu), keributan soal komunikasi adalah kunci sangat membuang waktu. Karena waktu dihabiskan untuk sibuk di kuncinya (lock) bukan pada anak kuncinya (key).
Sehingga wajar kalau komunikasi terbaik berbentuk tidak ada komunikasi. Keterbukaan terbaik adalah dengan tidak ada pengungkapan. When the sage pointing at the moon, all the man see is the finger. Untuk apa lagi membahas bulan kalau yang kebanyakan fokusnya di jari, selain menghabiskan waktu ini juga mengorbankan yang melihat bulan sesuai dengan tujuan. Bisa jadi yang sudah melihat bulan malah jadi melihat jari malah jadi bagian dari yang kebanyakan tadi.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
