AES42 Overproud

‘Menjadi bodoh bukanlah sebuah dosa tapi tidak mau belajar adalah sebuah kesalahan besar’
Banyak orang yang terlalu memikirkan penilaian orang lain, selalu takut dibilang bodoh, padahal saat kau dibilang bodoh dalam satu bidang masih ada 8 kecerdasan yang mungkin kamu miliki bila kita mengacu pada theory of multiple intelligences.
Masih banyak orang yang tidak memahami tentang teori kecerdasan majemuk ini, sebagian orang merasa sangat pintar dan superior saat dia bisa mengerjakan soal matematika dengan mudah atau saat dia bisa masuk ke jurusan yang membutuhkan nilai yang baik. Aku tipe orang yang tidak memperhatikan pendapat orang lain kecuali aku tahu bahwa orang itu memang melakukannya demi kebaikanku bukan untuk kepuasaannya sendiri, tapi ada banyak sekali orang diluar sana yang rentan terhadap pendapat orang lain yang bisa membuat dirinya overthinking hingga stress.
Beberapa orang yang kutemui terkesan overproud dengan dirinya sendiri, sebenarnya tidak apa-apa karna itu tidak menggangguku, hanya terkadang untuk mewujudkan kebanggaan mereka terhadap dirinya mereka harus menginjak sesuatu yang mereka nilai lebih rendah darinya. Sungguh aku tidak pernah sepakat dengan orang-orang yang membuat dirinya unggul dengan menginjak orang lain dengan kakinya. Aku tidak tahu apakah mereka melakukan hal itu dengan sadar atau mungkin selama ini mereka terlalu berbangga diri dan lupa untuk mengevaluasi diri mereka?
Menjadi gedung yang menjulang tinggi diantara rumah-rumah kumuh bukanlah sebuah kebanggaan, aku selalu diingatkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain, bukan manusia yang bisa menunjukan ke-superior-annya. Dan nilai seorang manusia dapat diukur dari tanggungjawabnya, jadi seorang yang paling bertanggungjawablah yang patut berbangga diri, tapi mereka yang punya tanggungjawab tidak akan mengagungkan dirinya karna dia tau itu akan mengganggu lingkungannya.
Jadi sesungguhnya tidak ada alasan untuk terlalu berbangga diri, secukupnya dan sesingkatnya saja. Berikan penghargaan pada diri sendiri tanpa menjadi tamak akan pujian.
Photo by Osman Rana on Unsplash
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES06 Tentang Literasi Diri
Pertemuan Orang Tua - Literasi Diri Manusia itu selalu berubah. Belajar tentang diri merupakan hal penting agar dapat mengenal diri kita, agar tahu cara penyelesaian masalah yang sedang dihadapi. You are what you write. Bener juga ya, kadang kalo lagi random tuh tulisan yang kita tulis jadi random…

AES02 Hidup
“Apa itu hidup?” "Mengapa kita hidup?" "Bagaimana cara kita bisa tetap hidup aman dan tenang?" "Seperti apa menjalani hidup yang baik?" Pertanyaan yang terus mengajak merefleksikan kehadiran diri di Bumi ini. Manusia adalah makhluk yang diciptakan Tuhan paling sempurna dan sebaik-baik ciptaan diban…

AES196 What & How (WadaW)
"Kita tidak pernah menanamkan apa-apa, kita tidak akan pernah kehilangan apa-apa." Demikian kata Soe Hok Gie, yang bisa diaplikasi dalam fasilitasi. Yang penting ketat di konteks dan kuat di relevansi. Seperti salah satu intepretasi positif dari kutipan tersebut, membimbing itu bukan menyuruh memik…



