AES425 Terlalu Banyak Jadi Berkekurangan (Apalagi Kalau Orientasinya Tumbuh Menjadi Harapan)

Pada satu kejadian, terlalu banyak sudut pandang malah bikin semakin kurang ketegasan. Apalagi kalau orientasinya kemajuan, yang artinya perlu banyak meninggalkan di belakang. Bahkan yang paling berharga akan dilepaskan, karena ada yang lebih berguna.
Pada satu keberadaan, terlalu banyak ulasan malah bikin semakin kurang kejelasan. Apalagi kalau orientasinya pertumbuhan, yang perlu banyak mengganti bagian yang usang tidak relevan. Bahkan yang jadi kebiasaan akan dihilangkan, karena kebaruan adalah jalan.
Pada suatu harapan, terlalu banyak perkataan malah bikin semakin kurang kepercayaan. Apalagi kalau orientasinya tumbuh menjadi harapan, yang perlu banyak memperhitungkan dampak dan keterhubungan. Bahkan yang unik perlu diterima sebagai yang banal.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
