AES430 Melampaui Referensi, River And Sea

Sama-sama wadah air, bedanya di aliran saja. Satu berisik, satu lagi tenang. Sama-sama menampung potensi, satu bagi sekitarnya, satu lagi bagi seluruhnya.
Demikian pun, saling ketergantungan keduanya. Tak sampai laut kalau tak lewat sungai, tak ada sungai kalau tiada laut. Makanya referensi penting, untuk meletakkan sesuai tempatnya.
Pada laut tak usah lah berisik, hanya jadi candaan kedangkalan malahan. Pada sungai tak perlu mendalam, hanya jadi celetukan kesalah pahaman.
Makanya referensi penting, untuk menyadari kedalaman tak terjangkau dan menerima pembaruan tak tertahankan. Perubahan kan bukan soal mengubah, justru adalah soal berubah.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
