AES435 Urgensi Untuk Menjelaskan

While the drive to explain can be a normal and healthy part of human cognition, when it becomes obsessive, it might indicate the need for psychological support or intervention to address underlying issues. Iya sih, seringkali yang terlihat begitu.
The wise man speaks because he has something to say, the fool because he has to say something. Karena memang yang terpenting adalah konteks, seperti tulisan sebelumnya soal benar & betul.
Satu lagi lha ya kutipannya. Seorang bijak hendak mengatakan sesuatu kepada kawannya yang bodoh, tetapi tidak jadi. Karena ia bijaksana. Emang sebijak dan sebodoh apa? Hmmm… sepertinya baru terlihat saat menerapkan pemahamannya, akan perbedaan just dengan equal dalam ucap dan laku.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
