AES445 Energi¿!

Selalu kita bicara soal energi, karena tidak mengerti. Yang dikatakan adalah yang belum selesai di pemikiran. Selalu kita bahas soal otentik, karena tidak memahami. Yang dilakukan yang belum selesai di pemahaman.
Kalau coba digabungkan antara otentisitas dan energi, daripada berusaha melihat yang tak terlihat lebih efisien melihat dampak yang terlihatnya saja. Pada sesosok keberadaan, apakah menenangkan atau menegangkan.
Karena yang menenangkan kan biasanya otentik, memberikan energi untuk kita melakukan pergerakan. Sedangkan yang menegangkan itu imitasi, mengambil energi sehingga kita enggan bergerak.
Juga, yang memberikan energi untuk melakukan pergerakan membuat kita hendak berubah menjadi lebih baik. Kendati yang mengambil energi sehingga enggan bergerak membuat kita ingin mengubah orang lain menjadi lebih baik.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
