AES449 Kepenuhan Kepenuhan

Kepenuhan diri berbeda dengan diri kepenuhan. Memberi dari diri kepenuhan jadinya berbeda dengan memberi dari kepenuhan diri. Diri kepenuhan jadi mengesampingkan sedangkan kepenuhan diri mengedepankan.
Diri kepenuhan maju lurus ke depan dengan menabrak yang terdiam, mengesampingkannya. Kepenuhan diri seakan bergeming, padahal kalau diperhatikan sudah bergerak satu putaran makanya jadi ada di belakang mendorong yang siap ke depan.
Satu langkah saja bedanya, dari keriuhan jadi keheningan. Dari keseluruhan jadi kesederhanaan. Dari kepenuhan jadi kepenuhan. Seperti ketika amarah ingin mendorong jatuh, kebijaksanaan ada pada menarik yang jauh. Diri kepenuhan tumpah-tumpah, kepenuhan diri tampung-tampung.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
