AES451 Keberanian

Bukan berarti menghadapi semuanya yang ada di depan, ini sih nekat istilahnya. Perlu perhitungan tetapi tidak hitungan, maksudnya agar tidak mengadu nasib dengan orang lain melainkan menentukan nasib sendiri. Berani di sini bisa jadi adalah, menyadari dan menjalani selera dan konsekuensinya.
Hiduplah dengan berani, belajar lah dengan senang. Dapat terwujud kalau kita mengakui selera pribadi dan menyadari konsekuensi mewujudkannya. Seperti kalau selera saya di gambar sketsa, saya akui dan akan saya jalani konsekuensinya dengan menyelenggarakan pameran kecil atas karya gambar saya.
Juga seperti misalkan selera saya di ketertiban sosial dan keamanan masyarakat, saya akui dan jalani konsekuensinya dengan riset sederhana mulai dari survey sampai presentasi. Kalau selera saya di keramahan komunikasi dan kesehatan lingkungan, saya akan menjadi sosok yang dapat dicontoh sebagai perwujudan dua nilai itu.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

