AES462 Antara Evaluasi & Refleksi, Ada…

Ekspektasi. Karena yang katanya refleksi, justru jadinya evaluasi. Sedangkan yang katanya evaluasi, malahan jadinya refleksi. Akhirnya meminta orang lain menyatakan imaji yang ada di benaknya sendiri, indikasi ketidak mampuan diri.
Logical Fallacy. Karena nge-judge orang lain terlalu judgmental, bukankah ini sama-sama judgement. Sedangkan kalau di-judge oleh orang lain malah geser fokus ke pembelaan diri, apologi. Begitu diajak terlibat, enggan dengan segala pembenaran, justifikasi.
Kemenyadaran. Bahwa evaluasi perlu ada acuan ideal, yang realita disandingkan dengan ideal untuk menemukan fakta. Bahwa refleksi adalah menyadari tindakan diri merespon persepsi sendiri akan sikap perilaku orang lain, we see other as we are kan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
