AES470 Kembali ke Akar?

Bisa jadi artinya kita kembali kepada hal yang besar. Berarti, perlu membatasi diri akan hal-hal kecil yang sebegitu seringnya menyita perhatian. Seperti selama ini kita mengisi penuh gelas, dengan pasir hingga penuh padat dan homogen. Sekarang, kita mengisinya dengan batu besar kemudian kerikil dilanjut pasir dan ditutup dengan air, sehingga heterogen.
Karena, akar adalah hal yang besar dan fungsional. Terlihat dari tiga fungsi utama akar, yang bersifat melampaui sekaligus melingkupi yang kecil dan konseptual. Fungsi menyerap dan menyalurkan nutrisi, melampaui dan melingkupi sekadar tahu dan mengerti untuk diri sendiri. Apa yang sudah kita jadikan dan bisa dipergunakan orang lain?
Fungsi menopang batang dan pertumbuhan perkembangan struktur di atasnya. Melampaui dan melingkupi sekadar mengerti dan mampu melakukan sesuatu sendirian. Walaupun jagoan, tetap melakukannya barengan. Iya, kalau sendirian bisa lebih bagus dan lebih cepat. Iya juga, kalau bersama-sama lebih berdampak dan bertahan lama.
Fungsi mengikat dan mempersatukan tanah yang berada di dalam area jangkauan, sesuai dengan besaran struktur atasnya. Melampaui dan melingkupi sekadar bertahan hidup dan mempertahankan gaya/gengsi hidup, dengan laku mendukung kehidupan. Tidak perlu memaksakan diri meraih yang terlalu luas, juga tidak perlu membatasi diri mengungkung yang terlalu picik (pitik) itu.
Kembali ke akar itu kembali kepada kebesaran, kenyataan, dan keterlibatan. Setelah menganalisis hingga kepada titik konsep terkecil dan dasar prinsip tak teruraikan, menciptakan lembar kerja untuk diisi bersama. Setelah menguasai teknik efisien bekerja, mengajarkannya kepada yang membutuhkan dan mau mencobanya. Setelah memiliki nama, melepaskannya dan mau membuat ulang nama baru bagi dan bersama dengan yang lain.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
