AES476 Pemikiran dan Perbuatan

Pemikiran yang begitu-begitu saja. Pemikiran yang begini-begini juga. Makanya, pemikiran menjadi begitu luar biasa sedangkan perbuatan seperti biasanya. Karena yang begitu, lebih terlihat daripada yang begini.
Soal jarak. Pemikiran begitu berjarak makanya jadi hebat, kan di luar biasa. Perbuatan yang begini dekatnya makanya, kan seperti biasa jadinya. Punggung yang lain jelas terpandang punggung sendiri tak terlihat jelas.
Bahkan dengan cermin pun, sulit kelihatan. Jadinya perlu cermin yang mencerminkan, bisa juga dengan kamera video yang dilihat kemudian setelah direkam. Begitulah pemikiran, yang datang belakangan.
Beginilah perbuatan, yang selalu ada sekarang. Rentangkan tangan lalu putar bahu hingga pergelangan. Tekuk siku lengan lalu arahkan ke belakang badan. Sentuh punggung dan gerakan mengikuti alur tulang belakang,
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
